Seashell06’s Blog

Just another WordPress.com weblog

“AMPAR-AMPAR PISANG” YANG TERLUPAKAN Desember 7, 2008

Diarsipkan di bawah: tugas EWA — seashell06 @ 11:41 am

Ampar-ampar pisang
Pisangku balum masak
Masak sabigi dihurung bari-bari
Manggalepak manggalepok patah kayu bengkok
Bengkok dimakan api, apinya clangcurupan
Nang mana batis kutung, dikitip bidawang
Nang mana batis kutung, dikitip bidawang

Masih seringkah kita mendengar lagu ini mengalir dimulut anak-anak sekarang?
Masih ingatkah kita terhadap lagu yang satu ini?
Jawabnya tidak. Anak-anak sudah mulai melupakan lagu daerah seperti ini, katanya lebih enak menyanyikan lagu Peterpan, D’masiv atau Projek pop. Wajar saja, soalnya orang tua sekarang sudah tidak pernah lagi menyanyikannya untuk anak tercinta. Orang tua juga lebih suka lagu-lagu yang baru juga sih.
Ampar-ampar pisang seperti halnya lagu daerah yang lain mulai kehilangan eksistensinya. Keberadaannya telah terpinggirkan oleh berbagai lagu modern yang wara-wiri di TV. Berbagai program acara berkonsep musik yang bermunculan sekarang membuat orang-orang terbuai musik modern yang lebih dinamis dan bervariasi.
Orang daerah sudah kurang kepeduliannya terhadap lagu kedaerahan seperti Ampar-ampar pisang. Yang ingat sudah tidak banyak lagi soalnya lagu Ampar-Ampar Pisang dinyanyikan saat melakukan permainan ampar-ampar pisang saja yaitu permainan yang para pemainnya menselonjorkan kaki, menyanyikan lagu ini dan menemukan pemain yang kalah bersamaan dengan berakhirnya lagu.
Hal yang sangat menyedihkan. Dengan lagu daerah sendiri saja lupa. Sudah diambil negara lain baru marah mengamuk-ngamuk. Lama-lama nanti lupa lagi.
Sebagai generasi muda seharusnya kita melestarikan budaya daerah sendiri dengan cara terus mengingatnya dan membanggakan budaya kita sendiri. Perkenalkan budaya kita kepada masyarakat luar sebagai warisan nenek moyang kita yang sangat berharga.